Winter Trip 2014 Part 2: Schwerin – Berlin – Hannover

Day 3: Schwerin – Berlin

Schwerin memang bukan objek wisata yang populer, bahkan seorang teman yang tinggal di Jerman dan hobi traveling pun belum tahu tempat ini waktu gw cerita akan ke Schwerin. Memasukkan Schwerin dalam itinerary pun sebetulnya tidak direncanakan sejak awal. Sebelumnya kami berharap bisa mengunjungi setidaknya satu castle di Jerman liburan ini – walaupun konon kastil-kastil cakep adanya di Jerman Selatan – . Pengennya sih Marienburg Castle di Hannover coret, tapi pas hari kami di Hannover pas tutup libur Natal 😦 Emang bukan traveler sejati sih gw jadi rada sembrono milih tanggal, next time diperbaiki deh :))) Akhirnya coba googling sedikit, gw nemu review 10 most beautiful castles in Germany di mana salah satunya adalah si Schwerin Castle yang KEBETULAN kelewatan di perjalanan Hamburg – Berlin :p YES

Schwerin Castle terletak di danau Schwerin, letak dikelilingi danau ini jugalah yang membuatnya unik – kastil lain mostly di dataran tinggi – dan cantik. Sayangnya langit winter yang sendu dan sedikit gerimis membuat suasananya jadi sedikit dark instead of romantis ala princess (yah walaupun kapan lagi gw pake lippen vampy lips ala-ala kalo bukan winter). Tapi tetep cantik banget kok, kebayang kalau summer pasti lebih cantik. Kalo lihat foto keseluruhan kastil di website-nya cakep banget kan tampak atasnya :). Tiket masuk kastil (museum)-nya 6EUR per orang. Tidak banyak bagian kastil yang dapat dimasuki pengunjung, tapi yah lumayan lah. Kalau cuaca bagus kayaknya lebih asik jalan-jalan di taman kastil dan sekitar danaunya sih.

IMG_6538
Meisje-H at Schwerin Castle

Dari Schwerin kami lanjutkan perjalanan ke Berlin, tepatnya langsung makan siang dan bungkus dinner di Restoran Nusantara. Restoran ini halal, enak (banget!), menunya sangat variatif (dari mie ayam sampai iga), ada musholla, dan relatif murah dibandingkan dengan restoran di Belanda. Bisa dibilang tempat ini salah satu tempat paling berkesan yang kami kunjungi selama liburan ini (sampe dateng 3 kali selama 3 hari di Berlin :D). Malamnya kami tidak kemana-mana, cukuplah kalau bawa baby sehari satu objek dan satu perjalanan panjang. Lokasi hotel di Berlin masih cukup strategis – just across the station – walaupun suasana sekitarannya rada bronx dengan gedung ala film The Raid. Asli gw bersyukur tinggal di Belanda, negara yang jauh lebih kecil jadi lebih teratur. 

Day 4: Berlin

DDR Museum adalah objek pertama yang kami datangi pagi ini. DDR, singkatan dari Deutsche Demokratische Republik adalah wilayah Jerman Timur yang pada masanya berada di bawah Rusia dan menganut komunis. DDR museum menyajikan secara interaktif kondisi warga DDR di masa tersebut, mulai dari pekerjaan, sekolah, sandang-pangan-papan, militer, endesbra endesbri. Salah satu yang paling gw inget sih adanya istilah “potty break” di daycare pada masa itu, di mana semua anak diharuskan untuk ke toilet di saat yang bersamaan dan semua harus menunggu sampai yang terakhir “selesai”. Kesian ya 😦 Overall sih menarik buat gw yang memang suka museum interaktif dan akan menolak diajak ke museum karya seni lukis atau patung. Ga ngerti saya kalo itu.

Sebetulnya ada beberapa museum lagi yang menarik, tapi yah kami kan turis santai dengan bayi jadi gak ngoyo. Kalau Deutsches Technikmuseum Berlin buka sih mungkin bakal dijabanin, yang lain gak sampe bikin sepenasaran itu lah. Selesai dari DDR kami cukup puas berkeliling dan foto-foto di sekitaran museum yang memang wilayah turis juga, ada Berlin Catherdal, Lust Garden, dan Althes Museum. 

IMG_6539Meisje-H at Berliner Dom

Siangnya kami lanjut ke Berlin Wall Memorial Park, yang ternyata sih kami kecele. Ini gara-garanya gw cari di gmaps Berlin Wall ditunjukinnya ke situ, tapi ternyata memorial park ini bukan Berlin Wall yang kami bayangkan. Ituloh, pengennya yang banyak graffiti-nya. Memorial park ini part of Berlin Wall juga versi monumen resminya. Sebetulnya kalo gak hujan cukup menarik karena ada speaker interaktif yang menceritakan sejarah dan beberapa rekaman wawancara penduduk wilayah perbatasan.

Pulang ke hotel gak sengaja kami lewat East Side Gallery, sisa terpanjang dari tembok Berlin yang sekarang penuh dengan grafiti plus coret-coret, alias bagian Berlin Wall yang kami cari-cari. Ternyata deket aja dari hotel, bisa deh besok paginya lihat-lihat dan foto-foto.

IMG_6540Small part of East Side Gallery (Panorama)

Day 5: Berlin – Hannover

Salah satu objek wisata ‘wajib’ lainnya kalo ke Berlin adalah daerah sekitar Tier Garden. Di sana bisa ditemui beberapa situs seperti Brandenburg Gate, Victory Column, dan Reichstag Building. Alhamdulillah dapet cuaca yang lumayan cerah, jadi bisa jalan-jalan dengan santai tanpa diburu-buru mendung dan gerimis seperti hari-hari sebelumnya :p

IMG_6543Branderburg Gate

Setelah maksi di Nusantara (again, like I said) kami melanjutkan perjalanan ke barat  – Hannover –  selama 3 jam lagi.

Day 6 – Hannover

Sejujurnya sih rada maksa milih Hannover sebagai tujuan selain Hamburg dan Berlin, biar pas muter baliknya ke Groningen lagi dari Berlin :p Hannover ini kecil aja, mengingatkan gw pada Groningen dan Balikpapan. Tipikal kota yang nyaman untuk tinggal buat gw, terlihat jauh lebih aman dan ramah dari Hamburg dan Berlin. Menurut review-review yang gw baca, Hannover zoo adalah salah satu objek yang recommended secara castle-nya gak buka. Karena lagi winter, harga tiketnya sedikit lebih murah yaitu 17.5EUR per orang (summernya 25EUR, mahal banget ya). Mungkin karena ada beberapa hewan yang gak bisa ditayangkan karena ga tahan dingin. Macam jerapah dan monyet aja harus kami tengok dalam ruangan, kebayang dong baunya :p

Bonbin ini bonbin pertama di luar negeri yang pernah gw datangi. Yang gw salut adalah pengelolaannya yang rapi dan terkonsep. Jadi walaupun sebagian besar binatangnya gw udah pernah liat, experience-nya tetap menyenangkan. Blok hewan-hewan dibagi berdasarkan daerah asalnya dengan dekorasi yang disesuaikan, e.g di blok India ada kandang gajah dan ular, plus restoran India. Nursing room-nya juga super nyaman, gw betah :p

IMG_6545Mr. Polar Bear (yakin Mister?)

Hannover zoo ini menjadi destinasi ‘besar’ terakhir kami untuk liburan ini. Malamnya sempet nyoba jalan ke kota tapi meisje-H super cranky, tampak cape berat kelamaan di stroller siangnya. Jadi kami istirahat aja di hotel supaya pulang besoknya fit. Alhamdulillah loh, gw sama meisje-H berangkat flu pulang-pulang sembuh 🙂 Jadi tau kan obat flu mujarab di sini apa, LIBURAN! :)))

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s